Showing posts with label Ahmadiyah di Eropa. Show all posts
Showing posts with label Ahmadiyah di Eropa. Show all posts

Tuesday, July 23, 2013

Ahmadiyah Bangun Masjid di Valencia Spanyol

0 comments

Spanyol : Upaya membangkitkan ajaran Islam di Spanyol oleh Jemaat Ahmadiyah kembali menuai sukses besar. Setelah berhasil membangun Mesjid Basharat di Pedro Abad pada tahun 1982, Jemaat Ahmadiyah kembali susses membangun Mesjid baru yang terletak di kota Valencia. Mesjid baru yang diberi nama Baitur Rahman itu diresmikan oleh Khalifah Islam, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad atba., berbarengan dengan pelaksanaan Shalat Jum'at dan disiarkan langsung oleh MTA (Muslim Televisi Ahmadiyah) Internesional ke seluruh pelosok dunia.

Ahmadiyah di Eropa

0 comments
Dewasa ini banyak orang yang salah sangka mengenai Ahmadiyah, salah satunya adalah mengenai peranan dan keberadaannya. Beberapa ulama bahkan menganggap bahwa Ahmadiyah merupakan hasil propaganda Barat guna melemahkan serta menghancurkan Islam, salah stunya Inggris. Praduga itu semakin kuat tatkala pusat organisasi Ahmadiyah dipindahkan ke jantung kota London, ibukota Inggris. Sebenarnya apa peranan dan eksitensi Ahmadiyah, apa benar Ahmadiyah membawa misi titipan untuk mengkristenisasikan umat Islam dengan kedok organisasi Islam? Hal 
ini sepertinya perlu dibahas dan diluruskan, agar isu ini tidak terus berkembang sehingga menimbulkan kesalahpahaman antar umat Islam itu sendiri. 

A. Ahmadiyah Organisasi Islam

Muslim Ahmadiyah bangun masjid megah di Eropa

0 comments


Masjid terbesar di Eropa Barat dianggap sebagai pusat keagamaan abad ke-21. Masjid yang berada di Morden, London selatan, ini dapat menampung hingga 10.000 jamaah dan dibangun dengan biaya sebesar 15 juta poundsterling. Waw...menakjubkan!
Sebagaimana dilansir Daily Mail, masjid megah yang diberi nama Baitul Futuh ini dibangun oleh muslim Ahmadi Inggris. Usut punya usut, ternyata masjid ini adalah masjid pertama yang dibuka di London 80 tahun yang lalu.
Rafiq Hayat Ahmed, pimpinan Ahmadiyyah Inggris , mengatakan bahwa setiap masjid berfungsi untuk mengusung perdamaian.
Ia juga menambahkan: "Ketika kami memutuskan untuk membangun masjid, kami ingin gedung bernuansa abad ke-21."